Senin, 15 Oktober 2018

Sistem Keamanan Jaringan : Firewall

Mengenal Pengertian, Fungsi, Manfaat, dan Cara Kerja Firewall

I.       Definisi Sistem Keamanan Jaringan
Sistem Keamanan Jaringan adalah proses untuk mencegah dan mengidentifikasi penggunaan yang tidak sah dari jaringan komputer. Langkah-langkah pencegahan membantu menghentikan penyusup untuk mengakses setiap bagian dari sistem jaringan komputer. Tujuan sistem keamanan jaringan komputer adalah untuk mengantisipasi resiko jaringan komputer berupa bentuk ancaman fisik maupun logik baik secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat mengganggu aktivitas yang sedang berlangsung dalam jaringan komputer.
II.      Aspek Keamanan Jaringan
Sistem keamanan jaringan pada suatu komputer ( Computer Security ) meliputi 4 aspek pokok, yaitu :
a)   Privacy/Confidentiality, adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Dalam privacy penekanan lebih pada data-data yang sifatnya privat ( contoh : email ), sedangkan confidentiality biasanya berhubungan dengan data yang diberikan kepada pihak lain untuk keperluan tertentu.
b)     Integrity, yang dimaksud integrity adalah bahwa informasi tidak boleh dirubah tanpa seijin pemilik informasi.
c)      Availability, adalah aspek yang menyakut ketersediaan informasi ketika dibutuhkan.
d)     Authentication adalah aspek yang berkaitan dengan metode untuk menyatakan bahwa informasi betul – betul asli, dan orang yang mengakses adalah orang yang berhak.
e)      Access Control, adalah aspek yang berhubungan dengan cara pengaturan akses informasi, hal ini biasanya berkaitan dengan klasifikasi data ( public, private, ... ) 
f)   Non-repudiation, adalah aspek yang bertujuan agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi.
III.    Mengenal Pengertian Firewall
Firewall yang dimaksudkan diatas adalah  sistem atau perangkat yang memberi otorisasi pada lalu lintas jaringan komputer yang dianggapnya aman untuk melaluinya dan melakukan pencegahan terhadapa jaringan yang dianggap tidak aman. Fire-wall dapat berupa perangkat lunak (program komputer atau aplikasi) atau perangkat keras (peralatan khusus untuk menjalankan program fire-wall) perangkat yang menyaring lalu lintas jaringan antara jaringan. Perlindungan Firewall diperlukan untuk komputasi perangkat seperti komputer yang diaktifkan dengan koneksi Internet. Meningkatkan tingkat keamanan jaringan komputer dengan memberikan informasi rinci tentang pola-pola lalu lintas jaringan. Perangkat ini penting dan sangat diperlukan karena bertindak sebagai gerbang keamanan antara jaring komputer internal dan jaringan komputer eksternal.
Secara umum Firewall digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapapun yang memiliki akses terhadap jaringan privat dari pihak luar. Saat ini, pengertian firewall difahami dengan istilah generik yang merujuk pada fungsi firewall sebagai sistem pengatur komunikasi antar dua jaringan yang berlainan. 
IV.    Fungsi Firewall
Fungsi firewall sebagai pengontrol, mengawasi arus paket data yang mengalir di jaringan. Fungsi Firewal mengatur, memfilter dan mengontrol lalu lintas data yang diizinkan untuk mengakses jaringan privat yang dilindungi, beberapa kriteria yang dilakukan fire-wall apakah memperbolehkan paket data lewati atau tidak, antara lain :
  • Alamat IP dari komputer sumber
  • Port TCP/UDP sumber dari sumber.
  • Alamat IP dari komputer tujuan.
  • Port TCP/UDP tujuan data pada komputer tujuan
  • Informasi dari header yang disimpan dalam paket data.
Fungsi Firewall melakukan autentifikasi terhadap akses kejaringan. Applikasi proxy Fire-wall mampu memeriksa lebih dari sekedar header dari paket data, kemampuan ini menuntutnya untuk mampu mendeteksi protokol aplikasi tertentu yang spesifikasi.
V.      Manfaat Firewall
  • Manfaat firewall untuk menjaga informasi rahasia dan berharga yang menyelinap keluar tanpa sepengetahuan. Sebagai contoh, FTP (File Transfer Protocol) lalu lintas dari jaringan komputer organisasi dikendalikan oleh fire-wall. Hal ini dilakukan untuk mencegah pengguna di jaringan mengirim file rahasia yang disengaja atau tidak sengaja kepada pihak lain.
  • Manfaat Firewall sebagai filter juga digunakan untuk mencegah lalu lintas tertentu mengalir ke subnet jaringan. Hal ini mencegah pengguna berbagi file, dan bermain-main di jaringan.Aplikasi jenis ini berguna terutama dalam sektor korporasi.
  • Manfaat firewall lainnya adalah untuk memodifikasi paket data yang datang di fire-wall. Proses ini disebut Network Address Translation (NAT). Ada jenis NAT disebut NAT dasar, di mana alamat IP (Internet Protocol) pribadi dari jaringan komputer yang tersembunyi di balik satu alamat IP tertentu. Proses ini disebut sebagai IP samaran. Hal ini membantu pengguna dalam sebuah jaringan yang meliputi sistem tanpa nomor IP publik yang beralamat, untuk mengakses Internet.
  • Akurasi data seperti informasi keuangan, spesifikasi produk, harga produk dll, sangat penting bagi setiap perkembangan bisnis. Jika informasi tersebut diubah oleh sumber eksternal, maka akan memberikan dampak merugikan.Manfaat Firewall disini adalah mencegah modifikasi data yang tidak sah di website .
VI.    Cara Kerja Firewall
Firewall berada di antara kedua jaringan seperti internet dan komputer sehingga firewall berfungsi sebagai pelindung. Tujuan utama adanya firewall adalah untuk user yang tidak menginginkan lalu lintas jaringan yang berusaha masuk ke komputer, namun tidak hanya itu saja yang bisa dilakukan firewall. Firewall juga dapat menganalisis jaringan yang mencoba masuk ke komputer anda, dan dapat melakukan apa yang harus dilakukan ketika jaringan tersebut masuk. Contohnya saja, firewall bisa diatur untuk memblokir beberapa jenis jaringan yang mencoba keluar atau mencatat log lalu lintas jaringan yang mencurigakan.
Firewall bisa memiliki berbagai aturan yang dapat anda tambahkan atau hapus untuk menolak jaringan tertentu. Contohnya saja, hanya dapat mengakses alamat IP tertentu atau mengumpulkan semua akses dari tempat lain untuk ke satu tempat yang aman terlebih dahulu.

Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai Sistem Keamanan Jaringan Firewall, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca. ^^

Rabu, 03 Agustus 2016

Komponen dalam PC



MENGENALI KOMPONEN PADA PC



                                                                

Hei, guys.. Saya ucapkan selamat datang di postingan pertama saya ^^
Di kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang komponen-komponen yang ada di dalam PC. Apa sih yang dimaksud PC? PC ( Personal Computer ) merupakan seperangkat komputer yang dibangun di atas sebuah mikroprosessor yang digunakan oleh satu pribadi saja. Fungsi utama dari PC adalah untuk mengolah data input dan menghasilkan output berupa data/informasi sesuai dengan keinginan user (pengguna).
Berikut ini beberapa informasi sekilas mengenai komponen-komponen penting yang ada pada PC :


1. Processor




         Processor atau yang lebih sering disebut CPU merupakan salah satu komponen yang paling utama dari rangkaian komputer. Tanpa adanya alat ini, kompi tidak akan jalan karena processor adalah pusat atau otaknya komputer. Pada umumnya, fungsi processor adalah untuk memproses data yang diterima dari masukkan atau di input, kemudian akan menghasilkan pengeluaran berupa output. Secara teknis, isi processor merupakan sebuah rangkaian sirkuit yang terintegrasi dan dipaket dalam bentuk yang kecil dan kompak. Chip ini ukurannya sangat kecil dan tipis. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Bagian dari processor sendiri terdiri dari 3 bagian, yaitu :
1.     Aritcmatics Logical Unit (ALU) : Melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan intruksi program.
1.     Control Unit (CU) :  Pengatur lalu lintas data seperti input, dan output.
1.     Memory Unit (MU) : Alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi.
Berdasarkan instruksinya, ada 3 jenis operasi yang dilakukan oleh processor, yaitu :
  •  Memanfaatkan bagian dari processor yang bernama ALU ( Arithmetic Logic Unit ) untuk melakukan operasi matematika seperti penambahan, pengurangan, dan pembagian.
  • Memindahkan data dari satu lokasi memory ke lokasi lainnya.
  • Melakukan pengambilan keputusan dan melompat ke instruksi lain berdasarkan keputusan yang telah dibuat.


2. Motherboard


         Motherboard atau disebut juga dengan Mainboard merupakan papan sirkuit berupa PCB ( Printed Circuit Board ) yang memiliki berbagai komponen elektronik yang saling terhubung, dimana cara kerjanya mengatur hal teknis seputar BIOS (Basic Input Output System), Chipset (pengatur koneksi input-output), RAM (memori penyimpanan data sementara), VGA card (memori penyimpan data grafis), Processor & Additional card (PCI, ISA). Fungsi umum dari motherboard adalah untuk menyediakan tempat (socket, slot & connector) bagi komponen-komponen tersebut, lalu mengatur dan mengkoordinir mereka agar dapat bekerjasama dengan baik.  Komponen-komponen itu antara lain terdiri dari processor, memory, video card (VGA), device connector (printer, sacnner, monitor), dan sebagainya. Berikut fungsi lain dari motherboard, yaitu :
1.      Sebagai penghubung antara komponen-komponen dalam CPU.
1.      Sebagai pusat pengendali yang mengatur kerja dari semua komponen yang terpasang di MB.
1.      Mengatur pemberian daya listrik pada setiap komponen PC.
1.      Mengatur lalu lintas semua data, mulai dari peranti peyimpanan (harddisk, CD-ROM), peranti masukan data (keyboard, mouse, scanner), atau printer untuk mencetak.


3. Hard Disk


        Hard Disk adalah salah satu komponen perangkat keras (hardware) pendukung PC yang menyediakan ruang untuk menyimpan data atau output dari proses data yang dilakukan oleh komputer dan manusia. Hard disk biasanya berbentuk kotak dan di dalamnya terdapat piringan tempat data – data tersimpan. Data yang tersimpan dalam hard disk biasanya bersifat paten (permanen). Jadi walaupun PC anda dimatikan, data-data yang tersimpan akan tetap ada, kecuali jika anda menghapusnya secara manual atau hard disk terkena virus.

        Secara garis besar, hard disk dapat dibagi menjadi 3 komponen, yaitu : 
  • Platter/disk, merupakan komponen inti dari hard disk. Berfungsi untuk menyimpan data.
  • Head, merupakan lengan yang bergerak di atas platter/disk yang berfungsi untuk membaca atau menuliskan data ke dalam lapisan magnetik dari platter.
  • Motor Penggerak, merupakan mesin yang berfungsi untuk menggerakkan lengan sehingga dapat bergerak ke sektor atau lokasi tertentu di hard disk untuk menuisi data atau membaca data dari lokasi tersebut.
        Ditinjau dari konektornya, terdapat 3 jenis hard disk, dimana 2 diantaranya yang paling populer.
1.     SCSI ( Small Computer System Interface )
1.     SATA ( Serial Advanced Technology Attachment atau sering disebut Serial ATA )
1.     PATA ( Parallel ATA )
        Dari ketiga jenis hard disk di atas, yang paling populer adalah SATA dan PATA. PATA merupakan jenis konektor yang lazim dipakai di komputer yang cukup lama, namun masih tetap digunakan sampai sekarang. Sedangkan SATA merupakan konektor yang mulai populer sebagai pengganti PATA.

4. RAM

         RAM (Random Access  Memory) adalah suatu memori tempat penyimpanan data sementara ketika komputer dijalankan dan dapat diakses secara acak (random). Fungsi RAM adalah untuk mempercepat pemprosesan data pada PC atau komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki, maka akan semakin cepat pula komputer tersebut. RAM bisa mempercepat kinerja dari komputer, sebab RAM menyediakan ruang penyimpanan sementara untuk komputer sehingga dapat mempercepat loading data serta program yang diakses.
        
Berikut beberapa jenis RAM, antara lain :
  • DRAM (Dynamic RAM) adalah suatu jenis dari RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU (Central Processing Unit) supaya data yang terkandung didalamnya tidak menghilang.
  • SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory) adalah jenis dari RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM akan tetapi telah disinkronisasi oleh clock sistem dan mempunyai kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan DRAM.
  • DDR RAM (Double Rate Random Access Memory) merupakan teknologi terusan/kelanjutan dari SDRAM. Ada juga kelanjutannya DDR2 (Double Data Rate generation 2 RAM) dan juga DDR3 (Double Data Rate generation 3 RAM), mungkin semakin kesini akan ada generasi barunya.
  • RDRAM (Rambus Dynamic Access Memory) adalah suatu jenis memory yang lebih cepat dan juga lebih mahal dari pada SDRAM. Memory ini bisa dipakai pada sistem yang menggunakan Pentium 4 (empat).
  • SRAM (Static Random Access Memory) merupakan jenis memori yang tidak memerlukan penyegaran oleh CPU supaya data yang terkandung di dalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM dari jenis ini mempunyai kecepatan lebih tinggi di bandingkan dengan DRAM maupun SDRAM.
  • EDORAM (Extended Data Out Random Access Memory) adalah jenis dari memori  yang dipergunakan pada sistem yang telah menggunakan pentium. Jenis ini dapat menyimpan serta mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan baca maupun tulisnya menjadi agak lebih cepat.

5. CD/DVD-ROM


           ROM adalah singkatan dari Read Only Memory, yang artinya penyimpan data yang hanya bisa dibaca. Jadi CD-ROM hanya bisa digunakan untuk membaca data, tidak dapat digunakan untuk menyimpan data. Namun saat ini, ada alat serupa yang dapat digunakan untuk menulis / menyimpan data ke sebuah CD. Namanya CD-RW (CD Read and Write atau CD baca dan tulis).

           Fungsi dari CDROM dan DVDROM Drive terdiri dari 2 jenis,yaitu :
  • CD/DVD R (Hanya mampu membaca data)
  • CD/DVD RW (Mampu membaca & menulis data)
           Berdasarkan jenisnya, disc dibagi menjadi 2 macam, yaitu CD dan DVD. Perbedaan keduanya terletak pada segi teknologi dan konsekuensi pada kapasitas simpanannya. Kapasitas CD antara 650 sampai 700MB. Sedangkan DVD dapat menyimpan data maksimum sebanyak 4,7GB. Karena kapasitas DVD yang lebih besar itulah, DVD banyak digunakan untuk menyimpan file video atau file file lain yang berukuran besar.


6. Casing

          Casing merupakan tempat yang berfungsi untuk melindungi perangkat keras dari benturan-benturan kecil yang dapat menyebabkan kerusakan pada perangkat-perangkat yang sensitif. Casing juga berfungsi untuk melindungi komponen komputer dari debu, panas, air, atau kotoran lainnya pada saat bekerja dan melindungi dari benturan benturan fisik. 

JENIS-JENIS CASING

1. Casing Desktop : merupakan casing berbentuk kotak dengan ukuran lebar kira-kira 30-40 cm dan panjang kira-kira 50-60 cm. Casing jenis ini biasanya suka berada di bawah monitor. Sekarang masih banyak pengguna yang memakai casing ini, karenan ukurannya lebih kecil namun mempunyai kelemahan yaitu berat casing tersebut.

2. Casing Tower : Casing komputer pada tahun 2012 saat ini telah menggunakan casing tower. Casing ini mempunyai ruang di dalam casing komputer lebih luas serta suhu dalam casing komputer tidak terlalu cepat panas dan juga lebih mudah dalam menambah komponen lainnya. Casing komputer jenis tower terdiri dari Mini tower dan Middle Tower.

3. Casing Mini ITX : Jenis casing satu ini merupakan rancangan baru dengan desain yang lebih mantap dan akan di promosikan setelah tahun 2012 ini.

4. Casing Gaming : Jenis casing ini biasanya ukurannya lebih besar dan luas, karena para pecinta game sangat ingin memaksimalkan perangkat-perangkat kerasnya. Tipe casing tersebut tidak memerlukan obeng untuk pemasangan perangkat keras dan mempunyai susunan kabel yang sangat rapi.

7. Power Supply


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLbHn1zUAyphEH6T_ybttyKNhg_OXqZCxfrcks5KXMlKcNuVIgzOGXIZVOiIJhUW85sZvjXfsLeqV6VGkIPw7PcxdCdMYZAycFQaDPX-tpXbHsk3YiBNAsV5zmlVzM-xgoXIeWfTnZYCA/s320/power+supply.jpg
  


        Power supply adalah suatu perangkat keras pada komputer yang bertugas mengalirkan arus listrik untuk komponen2/hardware pada komputer dengan arus DC ( arus searah ), power supply berbentuk kotak dengan kabel2 yang menjulur keluar dengan diujung2 kabelnya terdapat konektor dan biasanya terletak pada belakang kesing komputer. 

          Fungsi Power supply yakni mengaliri arus listrik untuk komponen-komponen/hardware pada komputer dengan arus DC( arus searah ),  arus listrik yang masuk kedalam power supply berupa arus AC ( arus bolak-balik ) kemudian dikonverter ( dirubah ) menjadi arus DC ( arus searah ) baru kemudian disupply kedalam komponen-komponen elektronika yang ada dalam casing komputer seperti motherboard, kipas/ fan, cd room, hard disk, dan sebagainya.

8. Mouse

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCyXAJ8ZY6nJ7IuT2hiLBANEi9mcyiGUwxsn_t9u36YWV_Qc_OkbAkMSeM71DfRvL-DuFqIFslJ2-yS1qJGIEbGJCxWqMTPfL6NCbu4gHJZw1FI6aMk0JI85hvmxJ6BJE8Pw_BnA3ZX84/s200/mouse.jpg

           Mouse adalah suatu perangkat keras yang dibutuhkan komputer untuk memilih atau menentukan sesuatu objeck pada layar, dan selanjutnya menentukan proses eksekusinya dengan cara meng”klik” tombol pada mouse. 

           Fungsi mouse komputer adalah mengatur pergerakan kursor secara cepat, selain itu juga untuk memberikan suatu perintah dengan hanya menekan tombol pada mouse komputer. Di dalam perangkat mouse ini, terdapat sebuah bola kecil yang akan menangkap pergerakan mouse dan mentransfer sinyal listrik ke perangkat pemroses (CPU). Dengan demikian, mouse komputer dapat secara cepat melakukan kinerjanya sebagai perangkat masukan.


           Berikut beberapa fungsi dari mouse komputer, antara lain :
1.     Memberikan perintah ke komputer dengan cara menggerakkan mouse di permukaan khusus mouse komputer (Mouse Pad).
2.     Menunjukkan letak kursos di layar monitor.
3.     Melakukan kegiatan memasukkan perintah yang disebut: klik, klik ganda (double click), klik tahan dan geser (drag and drop click), serta klik kanan.
4.     Melakukan scrolling layar untuk melihat seluruh bagian dalam program yang sedang dibuka dengan cara menggeser roda scroll.
5.     Mempercepat dan mempermudah pekerjaan desain grafis, gaming dan sebagainya.
6.     Mengontrol perbesaran visual suatu objek.
7.     Mengaktifkan fitur coommnd button serta melakukan perintah pada suatu aplikasi.
8.     Memperbesar dan memperkecil tampilan worksheet.
9.     Melakukan transfer sinyal elektronik dari pergerakan mouse menuju ke perangkat pemroses.

9. Monitor

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhrxu_SzGYDCkMbYU_ecYL2SpsLmJHQcJG42cv-UV2FdkIdG84ZYuDXiJSiCKBWUsaFl7YtYtqkQs0d0dEoCeu2GrvPb5g_Pb_8w12n-Ph7fT6W8VCl97XbaVkNevOqudCX2Wluh-gj-vk/s320/monitor.png


          Monitor merupakan salah satu perangkat keras (hardware) yang digunakan sebagai penampilan output video dari pada sebuah CPU, dan kegunaannya tersebut tidak dapat dipisahkan dalam pemakaian suatu komputer, sehingga dikarenakan monitor itu sebagai penampilan gambar maka tentunya komputer sangat sulit digunakan dan bahkan sama sekali tidak dapat digunakan tanpa menggunakan monitor. 


          Monitor berfungsi sebagai Output dari memori komputer atau central processing unit berupa biner. Fungsi lainnya dari monitor adalah menampilkan data-data berupa grafis tampilan dari prosesor untuk ditampilkan agar pengguna bisa melihat apa yang sedang dioperasikannya. Semua monitor memiliki jenis resolusi yang digunakan untuk menampilkan gambar.

10. Keyboard


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhygV-35K8qiDtCoXmKJ5pYmsbBe31tyc6Ehbe5zCt6oXwRzqRhsN-Qj8z6qXr6KecKjjEWXbXJJd57RxIbkn3AzH4UItL-lqMV7d3RirusVQb8ju4dYPsjBWIDVapl4W4QRQ_FVMpYu7w/s320/keyboard.jpg


           Keyboard merupakan alat input dan salah satu perangkat keras komputer yang memiliki macam-macam tombol yang memiliki fungsi yang berbeda tergantung pada penekanannya yang dapat menghasilkan proses sesuai dengan kemauan kita. Keyboard memegang peranan penting terhadap kinerja sebuah komputer atau laptop. Apabila sebuah komputer tidak memiliki keyboard, maka perintah pemasukkan datapun tidak dapat dilakukan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa fungsi dari sebuah keyboard adalah untuk memberikan perintah kepada komputer untuk melaksanakan pengolahan data menggunakan perangkat lunak.


           Adapun jenis-jenis keyboard pada komputer, yaitu :
1.     Keyboard QWERTY
2.     Keyboard Dvorak
3.     Keyboard Alphabetic
4.     Keyboard Klockenberg
5.     Keyboard Numeric